GARASTAMAN Lamtim Siap Pantau Bantuan Pusat Antisipasi Klaim Oleh Paslon Tertentu

 

PARADIGMA BARU- Lampung Timur
Pilkada serentak yang hanya menyisakan hitungan hari menjadi perhatian serius oleh Gabungan Remaja Anti Miras dan Narkoba (GARASTAMAN) Kabupaten Lampung timur, terutama tentang pelaksanaan bantuan alokasi pusat (APBN) terkait Bantuan Langsung Tunai (BLT), PKH, Dana Desa (DD), Bedah Rumah, dan UMKM.

“Biasanya Moment Pilkada dimanfaatkan oleh timses Paslon tertentu untuk membodohi masyarakat”, mereka (timses) giat mensosialisasikan bahwa dana bantuan tersebut berasal dari daerah (Gubernur/Bupati/Walikota-red) padahal program tersebut berasal dari APBN (Presiden-red).

Sasaran mereka kebanyakan adalah masyarakat dengan latar belakang pendidikan rendah, “masyarakat di takut-takuti bila tidak memilih Paslon yang dibela mereka maka bantuan akan dialihkan kepada orang lain apabila sang Paslon menang kembali”, jelas Fathoni Leadership GARASTAMAN dikantornya.

Untuk mengantisipasi hal tersebut kami akan kerahkan anggota mengedukasi masyarakat agar tidak terpengaruh black campaign yang dilancarkan.

Kami akan bekerjasama dengan pihak Bawaslu maupun Kepolisian Lampung timur dalam pelaksanaan edukasi tersebut.

Selanjutnya sang keade mengancam akan mempidanakan pihak yang melakukan black campaign maupun pembodohan terhadap masyarakat “biarkan mereka memilih sesuai hati nurani jangan di takut-takuti”, tegasnya.

Hal senada juga diungkapkan Suyono warga Kecamatan Sekampung udik saat bertemu wartawan di sebuah warung sembako, menurutnya mengaku telah didatangi oleh oknum timses yang mengatakan bahwa program bantuan dimaksut adalah wewenang daerah, “saya di intimidasi apabila Paslon yang di belanya menang secara keseluruhan tetapi dilingkungan kami kalah maka bantuan yang biasa nya saya terima akan di alihkan kepada orang lain”, dan apabila Paslon mereka (timses) kalah secara keseluruhan ada kemungkinan program bantuan tersebut akan dihentikan, paparnya ketakutan.

“Tolong pak saya jangan dibawa-bawa, saya hanyanga angangil dan kami tidak mau ada urusan”, pungkasnya sembari berpamitan (WAYAN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *