Belum Genap 100 Hari Jalan APBD Lamtim Memprihatinkan

PARADIGMA BARU -Lampung Timur
Minimnya mutu dan kualitas pembangunan jalan di Lampung timur yang berasal.dari dana APBD Tahun Anggaran 2020, membuat opini kurang baik di kalangan masyarakat, terutama bagi mereka yang memanfaatkan jalan baru sebagai lalu lintas mencari nafkah.

Seperti terlihat disalah satu titik jalan di daerah dusun Tawan desa Putra Aji 1 Kecamatan Sukadana, belum seratus hari jalan dibangun, kondisinya sudah sangat memprihatinkan, banyak yang sudah berlubang, longsor, amblas hingga aspal yang sudah terkelupas dan meskipun sebagian sudah di tambal sulam.

“Saya gak yakin jalan tersebut bisa bertahan dalam jangka waktu setahun”, karena belum genap tiga bulan kondisinya sudah seperti itu.

Seperti disampaikan Tubagus Aerul Hadi, S.Sos pemerhati masyarakat miskin pedesaan asal Banten yang telah berdomisili di Lamtim dari tiga tahun lalu kepada wartawan.

Menurut Tubagus, banyak faktor yang dapat mempengaruhi mutu dan kualitas bangunan, berawal dari kurangnya transparansi saat lelang proyek, adanya dugaan pengkondisian pemenang lelang, hingga dugaan permintaan fee proyek oleh oknum.yang tidak bertanggung jawab, meskipun dirinya juga meyakini di Kabupaten Lampung timur kemungkinan besar hal itu tidak terjadi, ujarnya sembari tersenyum

kondisi jalan berlubang dan amblas

“Semula rakyat sangat senang daerahnya mendapatkan bantuan pembangunan jalan dari dana APBD namun setelah tau mutu dan kualitasnya buruk banyak dari mereka kecewa dan berasumsi negatif”.

Tentunya hal tersebut dapat menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap Pemerintah daerah Lampung timur, apalagi.tahun ini adalah tahun politik tentunya banyak timses balonbup akan berlomba meraih simpati rakyat dengan memanfaatkan moment kekecewaan masyarakat atas buruknya kondisi, mutu dan kualitas pembangunan.(Irwan Kadavi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *