Gawat..! Masyarakat Purwo Kencono Keluhkan Pungutan Bansos Covid Oleh Perangkat Desa

PB – Lampung Timur

Dugaan penarikan pungutan oleh Kepala dusun (Kadus) di Purwo Kencono Kecamatan Sekampung udik Lampung timur sebesar Rp 10 ribu per penerima sembako bansos untuk masyarakat terdampak covid 19, menimbulkan polemik berkepanjangan.

Pasalnya yang diketahui warga bantuan sembako berupa beras, minyak goreng, telur, dan lain-lain tidak dipungut biaya.

Seperti disampaikan S warga yang enggan disebutkan namanya, “kami dipungut biaya Rp 10 ribu untuk ganti uang minyak transportasinya”, padahal setau kami semabako bansos kan gratis, ujarnya.

oknum kadus diduga pungut uang transportasi bansos sembako

Demi akurasi pemberitaan wartawan PB mendatangi Widodo Kades Purwo Kencono, namun yang bersangkutan tidak berada di kantor maupun dirumahnya, “Bapak tidak ada pak entah kemana tadi”, kata seorang wanita yang diduga istrinya karena berada di warung depan rumah sang Kades.

Menanggapi persoalan tersebut Ir Zendra oesmandrie.M.M.P seorang aktivis asal Lamtim merasa prihatin atas tindakan yang dilakukan oleh perangkat desa tersebut, “masyarakat sudah sangat kesusahan ditimpa wabah seperti saat ini, kok tega-teganya mereka (Kadus-red) memungut biaya transportasi”, ditambahkan Zendra meskipun dana yang dipungut hanya Rp.10 ribu namun hal itu tidak dapat dibenarkan, mestinya Kades harus cepat tanggap menyikapi nya, dengan memanggil para Kadus dan memerintahkan untuk mengembalikan dana tersebut kepada masyarakat, agar tidak muncul opini.bahwa pungutan tersebut di komandoi oleh Kades, pungkasnya (Sigit.P/Deni.S)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *